Archive for July, 2005

PP Ketenagalistrikan (baca PRIVATISASI LISTRIK=Jual listrik rakyat)

Coming SOon juga….

Wah bahasannya lumayan asik, nanti moga-moga analisanya tepat coz setidaknya tau byk ttg listrik coz sy dari jurusan teknik elektro..
Minta pertimbangan juga buat teman2 ok…

Pengkaderan Milik Mahasiswa, Bukan Milik Birokrat Institut

Coming soon……………..

Dont miss it
Sekaitan dengan tulisanku sebelumnya

Relevansi Pengkaderan, Idealisme Mahasiswa, dengan Pendidikan Anti Korupsi

Judul yang sangat menarik untuk di analisa mendalam, saya menulis artikel ini berkaitan dengan keterlibatan saya dalam pelaksanaan Pengkaderan Mahasiswa baru sebagai SC Pengkaderan, Berkaitan dengan penanaman Peran dan Fungsi Mahasiswa yang harus tetap menjaga Idealismenya sebagai staf dari Departemen Sospol BEM ITS dan kejadian Komunal negara yang menarik perhatian yaitu Korupsi sebagai seorang warga negara yang sangat ingin memperbaiki keadaan negara ini walau tidak dengan suatu jabatan yang menghilangkan.
Ketiga hal ini berkaitan satu sama lain, sangat relevan untuk menciptakan bagaimana kader bangsa di masa yang akan datang.
Keadaan mahasiswa dulu hampir sama dengan keadaan mahasiswa sekarang tetapi dari pola perjuangan mereka berbeda, yang pada saat pra kemerdekaan RI lebih kearah bagaimana mereka terlepas dari kungkungan penjajah. Periode setelah kemerdekaan sampai dengan peristiwa G 30 S, lebih ke arah penjernihan pihak-pihak yang dinilai sebagai penghancur negara, sehingga di akhiri dengan jatuhnya Presiden Soekarno. Demikian halnya setelah menjabatnya Soeharto hampir setiap kegiatan kegiatan kemahasiswaan dalam hal oposisi abadi pemerintah yang mana terlalu di kekang dengan undang-undang buatan Soeharto dan antek-anteknya. Sampai akhirnya ada reformasi yang akhirnya menurunkan Soeharto. Dan sampai sekarang kita masih melihat peran mahasiswa tetap menyuarakan suara rakyat yang tertindas.
Keadaan mahasiswa sekarang, kita sepakat melihat keadaan mahasiswa terpatok dalam sistem yang terkungkung erat tidak kreatif cenderung pragmatis, sikap hedonis yang telah membudaya karena pengaruh-pengaruh media seperti televisi, majalah, koran dan lain-lain yang cenderung mengagung-agungkan budaya barat sebagai budaya yang “perfect” cocok buat Indonesia, padahal kita punya budaya timur, budaya yang sebenarnya telah tepat, tetapi oleh jiwa muda sekarang ini lebih menganggapnya sebagai hal kuno dan sudah tidak jamannya lagi.
Pengaruh pendidikan yg tidak dapat meningkatkan daya imajinasi dan kritis mahasiswa menyebabkan timbulnya dogma pada pola pemikiran dan tindakan mahasiswa. Mahasiswa sekarang cenderung hanya menginginkan peran mahasiswa sebagai kamu terpelajar padahal belum pernah melaksanakan tridarma perguruan Tinggi, dalam artian mahasiswa masih jauh dari masyarakat. Peran dan fungsinya seakan-akan hilang hanya mengejar IPK dan bagaimana bisa dapat kerja yang baik. Studi kasus dengan keadaan institusi yang saya jalani.
Keadaan mahasiswa demikian ini, pengaderan, sebagai titik awal untuk mengubah sesuatu kepada manusia lain untuk menjadi lebih baik dan sesuai keinginan suatu insitusi. Pengkaderan bukan sebagai ajang pelampiasan moral dari senior ke junior tetapi sebagai ajang adaptasi dan pengenalan dari obyek baru buat yang dikader. Tetapi selama ini pengkaderan selalu diinterpretasikan salah. Demikian pula pengkaderan juga merupakan suatu pemberian teladan kepada mahasiswa (cakupan saya dalam lingkup pengkaderan mahasiswa baru) yang akan menempuh perjalanan hidup dalam lingkungan yang baru di dapatinya.
Saya melihat pengkaderan selama ini yg saya alami jarang yang lebih mengarahkan ke fungsi dan peran mahasiswa sebagai Iron stock, agent of change, dan Moral force. Penekanan lebih ke arah bagaimana mereka berhasil melalui suatu masalah dan mencari solusi atas semua masalah itu. Tetapi dari segi idealisme mahasiswa tidak dapat disangka ternyata mahasiswa kita mahasiswa yang dulu-dulu, juga ternyata hampir sama pola tingkah lakunya.
Menumbuhkan Idealisme Mahasiswa pada saat pengkaderan seakan-akan hanya akan digunakan sesaat saja. Belum tentu digunakan nantinya Idealisme mahasiswa dimana mahasiswa hanya meneriakkan anti korupsi, anti pemerintah yang KKN. Katanya peduli sama masyarakat dengan turun aksi mereka telah menyuarakan suara-suara rakyat yang menuntut keadilan. Keadilan yang dinilai mahasiswa sebagai keadilan yang harus ditegakkan.
Tetapi sayang sungguh di sayangkan ilmu yg di dapatkan di perguruan tinggi hanya digunakan saat itu juga tidak diterapkan pada saat dia menghadapi kehidupan rill di masyarakat. Lihat saja Akbar Tanjung Angkatan ’66 ternyata tuanya sebagai koruptor yang menggelikan sekai isetelah dia dan kawan-kawannya menjatuhkan Soekarno. Bagaimana Rico Marbun yang nyata-nyata mendukung Wiranto sebagai produk Orde Baru yang terkait masalah HAM di masa lalunya, apakah idealisme mahasiswa hanya sampai dia telah lulus?
Seorang pegawai di pemerintahan yang dulunya mahasiswa tulen yang menyuarakan anti korupsi, anti KKN, anti dengan hal-hal yang tidak memihak rakyat, tapi nyatanya setelah mendapat pekerjaan di pemerintahan dan menghadapi orang yg powernya lebih besar dibanding dia, dan mengarahkan ke hal-hal yang ternyata yang dituntut untuk diberantas pas dia masih kuliah dia laksanakan (Hasil wawancara dengan beberapa teman dan pengalaman pribadi)
Ketika kita ingin lepas dari kungkungan hal yang salah tersebut kita tidak bisa karena sistem telah membentuk orang-orang yang ada di dalam sistem itu untuk mengikutinya, katanya “ojo ngono, yo ngono” (artinya mungkin jangan begitu, tapi memang begitu, maaf kalau salah karena saya bukan orang jawa)” sebenarnya saya tidak setuju dengan perkataan itu, ketika kita bisa mengendalikan diri kita marilah kita mencoba untuk mencoba meningkatkan peran kita untuk mengubah sesuatu yang salah itu (misalnya korupsi red) untuk tidak dilaksanakan tetapi dilaksanakan sesuai prosedur dan kebutuhan. Bukan pada untuk kepentingan perseorangan atau golongan (Kata-kata dari butir-butir Sila Pancasila sungguh takjub dengan mengatakan mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau golongan, apakah kita sudah menerapkannya?, ataukan Pancasila sebagai produk pendahulu merupakan dasar negara yang tertulis tanpa tindak).
Korupsi tidak hanya bisa ditindak dengan memberikan shock terapi bagi yang orang-orang untuk tidak melakukan misalkan memenjarakan orang-orang yang kedapatan korupsi tetapi masyarakat juga perlu melakukan belajar untuk mendapatkan semua itu.
Pengkaderan terutama penanaman titik awal idealisme mahasiswa ditanamkan dan juga merupakan awalan sebagai pendiidikan anti korupsi, mengapa saya katakan demikian, karena banyak hal antara lain :
1. Pengkaderan sebagai suatu proses untuk beradaptasi dan juga merubah pola pikir mahasiswa dari pola pikir SMA menjadi Pola Pikir mahasiswa yang katanya mahasiswa itu kritis dsb, nah di sini kita bisa tanamkan idealisme mahasiswa itu untuk menanamkan sebuah sikap-sikap disiplin dengan disiplin mereka akan disiplin dan menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya. Disiplin dari mereka juga harus diimbangi dengan sikap teladan dari senior-seniornya karena mereka merupakan master plan mereka dalam menjajaki kehidupan baru di kampus, ketika mereka melihat seniornya menyontek, sontak mereka mempertanyakan arti pengkaderan selama apakah hanya sebatas itu idealisme mahasiswa, apakah ketika mereka dalam keadaan yang menguntungkan mereka membuat sesuatu yang tidak baik? Dimana idealisme itu dimana kebenaran itu, dimana muka mahasiswa yang selalu menggembar-gemborkan keadilan dan kebenaran. Sebagai kebiasaan buruk itu merupakan awalan untuk menciptakan koruptor-koruptor masa depan. Seperti katanya Mas Guntar, menciptakan koruptor-koruptor yang canggih karena sekolahnya tinggi-tinggi, HAHAHAH suatu keadaan yang tidak kita inginkan bukan. Makanya kita harus memulai dari diri kita, ketika kita mulai disiplin dan mulai mencoba untuk melaksanakan sesuai tepat waktu dan tepat sasaran maka akan tercipta jiwa-jiwa yang menjunjung kebenaran dan keadilan.
2. Pengkaderan merupakan wadah untuk meningkatkan jiwa sosial kemasyarakatan sejak dini, karena itu pengkaderan bukan hanya Marah-marah bentak-bentak atau sekedar dapat materi adaptasi tetapi bagaimana mereka bisa mengenal lingkungan dan mencari penyelesaian atas masalah itu syukur-syukur bisa terjun langsung ke masyarakat untuk menyelesaikannya. Dengan terciptanya jiwa-jiwa peduli ke masyarakat maka akan timbul nurani yang selalu mendukung rakyat dalam mengambil keputusan. Demikian halnya dalam pemerintahan ataupun dalam dunia kerja nantinya senantiasa mendasarkan kegiatan-kegiatan itu selain menguntungkan tidak mengganggu keadaan masyarakat banyak. Sekarang di Indonesia sendiri banyak kepentingan-kepentingan yang memihak individu tidak mengutamakan kepentingan rakyat, itu akibat salah kader dari seniornya atau dari tempatnya yang telah dilaluinya hanya memberikan contoh-conth yang salah atau cuman mecari keuntungan sehingga orang lain dirugikan.
3. pengkaderan titik tolak untuk BERUBAH, maksud saya pengkaderan itu merupakan momentum untuk mengubah, mengubah menjadi sesuatu itu benar, bukan pembenaran atas segala hal. Ketika korupsi kita katakan salah, yah salah. Bukan pembenaran bahwa korupsi itu memang wajar kalau duduk di suatu jabatan terutama pemerintahan (maaf saya terus menyinggung pemerintah karena korupsi itu telah terjadi banyak di institusi pemerintahan), Katanya bagaimana kita bisa menghidupi anak-itri kita kalau cuman mengandalkan gaji pokok kita? Yah memang pemikiran manusia atau kita selalu, dan selalu tidak punya batasan kepuasan.
4. Pengkaderan tidak lepas dengan sisi religius, ketika SMA dulu (Saya apresiasikan buat SMUDAMA yang telah mengajariku banyak hal tentang hidup), dimana agama terutama Islam karena saya menyakini agama saya sebagai Haqqul Yakin bahwasanya sebagai tiang awal kita untuk mengkader. Ketika kita menyakin kebenaran itu dari 4JJ1 kita pasti berlaku dan bertindak sewajarnya tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang banyak mudharatnya, seperti korupsi misalnya kita bisa berantas.
5. Pengkaderan bukan sebagai ajang untuk mencetak jiwa yang berontak tetapi menanamkan jiwa yang mengakui kebenaran itu sebagai hal yang benar dan harus dijalankan. Itulah yang menjadi masalah kita, ketika hanya menganggap bahwa yang biasanya itu sebagai sesuatu yang benar (maksudnya seperti kata-kata orang tua atau perilaku-perilaku sebelum-sebelumnya), padahal itu masih perlu dikaji benar apakah itu benar atau cuman pembenaran tok…. Marilah kita berfikir positif dan selalu mencari kebenaran yang ada sebagai fakta dan keyakinan kita untuk bertindak. Memang susah untuk menjadi orang benar karena resikonya orang yang menganggap dirinya benar selalu ditentang (referensi Film GIE atau buku Catatan Seorang Demonstran).
6. Pengkaderan menciptakan jiwa-jiwa yang bersih apabila dari materi dan sikap panitianya juga mberikan tauladan yang benar, sehingga akan meciptakan situasi yang benar-benar sesuai harapan, ingat pengkaderan bukan hanya sebagai ajang untuk menciptakan kader suatu institusi tetapi sebagai ajang untuk mengubah pola pikir kader menjadi lebih baik dan dapat diterapkan selamanya bukan hanya pada saat dia berada di institusi itu. OK.
7. Dan point-point lain yang belum saya bisa kemukakan.
Sebenarnya pendidikan anti korupsi sudah tercermin dalam perilaku-perilaku kita dalam mengkader ataupun menerima materi kaderisasi, tetapi sejauh ini hanya diterapkan dalam dunia mahasiswa atau sebagian berfikir hanya pada saat pengkaderan saja disiplin dan ilmu-ilmu tentang keteraturan serta kebenaran itu saja yang bisa diterapkan tetapi pada saat sudah mulai meninggalkan pengkaderan sibuk dengan kuliah tidak diamalkan lagi. Sungguh picik kita kalau mengalami hal itu, tetapi banyak hal yang menyebabkan hal itu seperti yang saya kemukakan di point 7 atau point lainnya.
Nah bagaimana cara kita untuk mentreat semua yang telah terjadi? Pertama, yang sudah menerima pengkaderan yang sudah barang tentu tidak bisa dikader lagi harus menyadari bahwa dalam pengkaderan juga dia harus mengkader dirinya. Ketika itu sudah bisa dijalankan niscaya semua yang kita harapkan menciptakan kader-kader yang berkualitas tidak hanya dengan pikiran tetapi juga dengan tindakan misalnya disiplin dll.
Sebelum mengkader marilah kita jernihkan pikiran kita marilah kita menbentuk suatu pola pengkaderan yang benar-benar bermanfaat bukan hanya pada saat kuliah atau masuk suatu institusi tetapi pengkaderan untuk seumur hidup. Ingatlah kita dikader kemaren imbasnya sampai sekarang dan sampai pada kita dewasa nanti. Tetapi jika semua itu bisa diimbangi dengan pengembangan pola pikir kita yang senantiasa untuk berfikir benar, alhamdulillah kita sudah dapat mencapainya.
Pengkaderan sebagai penegasan fungsi dan peran mahasiswa, apakah kita mau peran dan fungsi mahasiswa hilang begitu saja setelah di hadapkan dengan dunia kerja yang jauh menghancurkan idealisme berfikir kita, sebenarnya sudah sejak dini idealisme mahasiswa hanya dalam kata tidak dalam perbuatan, bagaimana kita bisa berfikir maju untuk tetap menyatakan itu benar.
Ah sudah ah tulisannya capek, percuma juga sih hanya saya yang baca, mana ada yang amu baca tulisan di blogku, tulisan se jelek ini dan blogku yang gak menyenangkan ini, hehehe, tapi Marilah kita menjadikan moment pengkaderan sebagai media mengaktualisasikan pendidikan anti korupsi dengan mempertahankan idealisme mahasiswa sesuai dengan peran dan fungsi mahasiswa (PFM).
Pengkaderan, Mungkin banyak orang yang berfikir kayak saya, dan mungkin saja banyak orang yang merasa tulisan ini sudah biasa tetapi saya hanya mengingatkan bahwa pengkaderan merupakan bagian penting dalam penciptaan keindahan idealisme dan menjadi pembelajaran untuk menghindari hal-hal negatif termasuk di dalamnya korupsi.

Wallahu a’lam bis-shawab
Tulisan dari hati Nurani….
Tulisanku ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan karena hanya 4JJ1lah yang punya Kesempurnaan itu.
aRuL bukan orang yang baik tapi berusaha untuk menjadi orang yang baik setiap saat.

Relevansi Pengkaderan, Idealisme Mahasiswa, dan Pendidikan Anti Korupsi

Relevansi Pengkaderan, dengan Idealisme Mahasiswa sama Pendidikan Anti Korupsi apa yah??? ternyata sangat berhubungan erat, Penerimaan mahasiswa baru yang nantinya menghadapi pengkaderan, dihadapkan lagi dengan sikap mahasiswa yang harus tetap menjaga konsistensinya menjalankan Peran dan Fungsinya sebagai agent of Change, iron stock, dan moral ofrce, serta menjalankan tugasnya sebagai agent of social control… merupakan tanggung jawab mahasiswa sebagai bukti idealisme mahasiswa, dan masalah yg dihadapi negara budaya korupsi sudah mengakar dalam jiwa manusia indonesia.. Treatment kita sebagai mahasiswa yang sense or crisis dan lebih penyelesaian yg solutif, refresif dan presentatis, atau tif-tif lainnya.

m … pembahasannya menyusul.. lagi di godok sama saya…. yg kebetulan.

Coming Soon

Guruku, dimana Bijakmu bertindak……….

Guru bukanlah dewa yang selalu benar and ….. (lupaka) Kutipan dari Film Gie.

Yah memang begitu adanya….., mm kenapa saya tiba-tiba menulis ini karena sebuah berita buruk ttg guruku telah tertulis dalam sebuah harian di makassar.

Kronologinya gak usah saya detilkan cari sendiri… yang jelas terjadi perkelahian atau pemukulan terhadap guru lain oleh guruku.

Bukannya membenarkan berita di harian itu yg mungkin saja ditulis dengan intervensi salah satu pihak, tetapi sungguh saya sesali guru yang benar-benar saya kagum waktu skul dulu menjadi bahan berita yang mungkin tidak saja mencoreng namanya tetapi nama alamamater dan mantan sekolah yg pernah diajarinya (termasuk skul ku), dan juga anak muridnya mungkin akan kaget membaca berita itu.
Guruku yang saya kagumi dalam ketegasan dalam menindak yang salah. Tapi….

Oh guruku dimana kata-kata bijakmu… dimana nuranimu berkata….. Dimana jiwa kemanusiaanmu…

Guruku yang juga SEMPAIku (guru karate red) yang juga teladanku (dulu gak tau sekrg apakah itu masih bisa). Ketika Anda Guruku mendapat banyak sorotan dari teman-temanku saya bela-belain bapak karena anda benar menindak dengan tegas teman-temanku yang salah walaupun dengan kekerasan tetapi itu merupakan salah satu cara ampun untuk menindak dan mendiisiplinkan mereka. Sampai saya alumni anda di milist selalu di cap jelek tetapi saya berusaha tetap membela bapak, tapi sekarang ketika ana mengingkari kata-kata bapak, hilang sudah kepercayaan itu, hilang sudah…..

Sungguh benar-benar dalam ingatanku Setiap kita semua latihan karate Guruku anda berkata “Ingat Karate itu bukan untuk dipake buat berkelahi tetapi buat menjaga diri dan kebaikan” dan itu sampai sekarang saya laksanakan sebagai jiwa saya, jiwa damai tanpa kekerasan.

Apakah itu cuman isapan jempol saja, ataukan itu semua hanya perkataan indah namun tiada arti dan realita di tindakan???

Apakah semua orang itu seindah kata dengan seburuk tindakan.

Walau saya tau kekerasan itu perlu untuk bebrapa hal tetapi ada tempatnya wahai guruku. Ada batasan ada norma, ketika nafsu lebih besar dari pada akal itulah setan yang menguasai.

Wahai guruku yang terhormat dimana jiwa BUSHIDOmu? Dimana jiwa karate itu… Dimana Sumpah karate itu di ucapkan…

Ketika saya melafalkan Sumpah karate, saya begitu takut jangan-jangan sumpahini sya langgar suatu hari….. tetapi alhamdullilah saya masih bisa jaga diri, moga 4JJ1 tetap menjaga hati dan pikiranku dalam jalannya yang lurus.
Tetapi anda, gimana ? apakah semua itu hanya sumpah serapah belaka??

Ingat karate yang membentuk diriku menjadi jiwa yang berani, jiwa yang selalu bertindak positif dan selalu mengendalikan emosi… Benar itu yang saya alami…. Setiap latihan dan setiap tindakan itu emosi itu benar-benar terkendali, benar-benar setiap gerakan indah pukulan dan tendangan itu bukan sebagai luapan emosi tetapi sebagai pembelajaran untuk mengendalikan emosi. Sungguh benar-benar karate telah membentuk watakku ini.

Tapi apakah wahai guruku, guruku yang mengajariku arti mengendalikan emosi dalam latihan, mengajariku untuk selalu bertindak positif walau kita memiliki kelebihan, mengajariku semua hal tentang hidup, tentang semua percaya diri dalam ketakutan semu, mengajariku selalu disiplin dimanapun kita berada, guruku yang mengajariku semua kesalahan itu perlu punishment, apakah wahai guruku, sekali lagi saya tanyakan itu semua kata semu yang tidak memiliki padanan dalam tindakan?

Wahai guruku dimana wibawa guru itu tersimpan apakah hanya pada saat mengajar??
Apakah kata-kata sensei dalam gashuku, tidak bisa diamalkan? Apakah itu semua doktrin-doktrin hanya ucapan semata….??

BULLSHIT kata-kata itu (pinjam istilahnya seniorku) tanpa dilaksanakan…..
Moga kejadian ini tetap menjaga diriku dalam kendali iman dan taqwamu ya… 4JJ1… dn selalu menunjukkan jalanMu yang benar-benar lurus. Dan tetap menjaga saya dalam dunia dan akhiratMu..

Dengan segala hormatku ….
Salam karate…..
Osh Osh Osh…..

maaf kalau ad kata2 salah, hanya sebagai ungkapan perasaan sedih aja.

Dari Salah seorang Dan I Sabuk Hitam Lemkarimu…..

Jiwaku bukan jiwamu

Jam 01.25 20 Juli.2005 (Tulisan  ke sekian kaliku yg sempat aku print)

Idealisme bagiku sudah muncul di sejak dulu bukan contekan dari Soe Hok Gie tetapi memang dia salah satu yang menginspirasiku..
Saya bukan pencontek Jiwa atau semangat tetapi telah muncul dalam jiwa ini sejak dulu.
Tadi saya baca detik.com disana tercantum kalau presiden sudah memakai inpres untuk menangani masalah poso, hehehe Heran presiden sekarang sukanya keluarkan peraturan-peraturan sepihak tanpa konsolidasi dengan pihak DPR (baca katanya wakil rakyat) apakah ini akibat sebagai anak asuhan dari Orde baru yang mengekang masyarakatnya dalam peraturan perundang-undangan. Kejadian yang benar-benar mirip peristiwa orde baru mungkin untuk melanggengkan keberadaan Sby-JK dalam pemerintahan. Atau sebentar lagi akan muncul Undang-undang subversi ala SBY-JK yg namanya lain.. HAHAHA.. Picik sekali kau yang terhormat paduka presidenku Susilo Bambang Yudoyono yg katanya Terpintar di akademi dan sekarang sudah Doktor. Dengan muka-muka beriba pada rakyat dia tunjukkan kalo dia benar-benar perhatian sama rakyat tapi nyatanya muka tembok…. Muka-muka orde Baru penuh dengan kebaikan terselubung kejahatan yang sungguh dahsyat.

Menyesal aku memilihmu SBY!!!!!! (Yah memang dulu aku memilihnya terbaik dari yang terjelek…., tapi tetap saja terjelek)

Aduh kenapa sih politik-politik lagi benar-benar Busuk dan Keji, pembohong, itu sebabnya saya masuk di Departemen sospol untuk mempelajari Politik yg bersih dan menjelaskan politik itu bukan untuk mnyelesaikan masalah. Breaker bukan… hehe(gak nyambungkan hehehe karena saya sendiri yang mengerti)

Seperti tulisanku di Blog “infrastructure summit Malapetaka yg lebih hebat dari tsunami?”, memunculkan banyak aturan-aturan kontroversial yang membuat kita kelabakan dengan peraturan yang seenaknya pemerintah. Dengan kata-kata yang halus di susun oleh ahli hukum perundang-undangan mengejawantahkan  untuk kepentingan investor asing (baca IMF dan sekutu2nya), mulai dengan UU ketenagalistrikan menjadi PP Ketenagalistrikan, karena Uunya ditolak yang ditolak sama MK lewat Judicial review. Munculnya Perpres 36/2005 menyerang kepentingan rakyat yang mengatas namakan kepentingan umum (baca orang elit menengah ke atas temasuk investor), munculnya UU tentang privatisasi air,sekarang sudah menjadi hal yg tidak kita mesti tolerir lagi…. Tunggu saja masih bergelimpangan  Peraturan dari Pemerintah yang akan keluar yang akan menyiksa kepentingan rakyat. Ini bukan ramalan tapi analisa tidak akurat dari.saya. hahahaha

Potongan Pesan Soe Hok Gie

Soehokgiedipuncakpangrango

(Soe Hok Gie di atas puncak pangrango)

Hari ini aku lihat kembali
Wajah-wajah halus yang keras
Yang berbicara tentang kemerdekaaan
Dan demokrasi
Dan bercita-cita
Menggulingkan tiran

Aku mengenali mereka
yang tanpa tentara
mau berperang melawan diktator
dan yang tanpa uang
mau memberantas korupsi

Kawan-kawan
Kuberikan padamu cintaku
Dan maukah kau berjabat tangan
Selalu dalam hidup ini?

potongan "pesan" by Soe Hok Gie

Baca dari Forum indosiar.. Bagus buat kepada para revolusioner dan idealisme sejati

Hari Ini Hariku, Bukan Harinya GIE

Bokan Contekan… Bukan sebagai imbas ikut-ikutan karena sudah sedari dulu sy buat….

Blog.. ini bukan sarana buat saya untuk berbangga diri tetapi sebagai share aja moga ada hikmah di dalamnya

hari ini kulalui, bukan sih hari kemaren cozskrg jam 12 tepat tgl 19 juli… pagi jam 5 bngun tapi byangin tadi tidurnya jam 3 gak bisa tidur coz abis makan sahur jam 2 … alhamdullilah hari ini (maksudku tgl 18) saum.. rencananya sih semoga saya bisa mengendalikan hawa nafsu dan sebagi2nya yang bikin dosa etc lah…

tunggu jam 8 ke kampus.. mo daftar TM…. eh beresin isi komputer and selesaikan pekerjaan yg tertunda(bambang dH kali…) maklum saya masih suka nabung pekerjaan…
Kampus…. jam 8.15 menit sih ke kampus telat dikit gpp.. .dan benar juga…. di kampus blum ada orang paa lagi di TU blum ada Pak safari… yg saya buthkan buat transkrip… gimana nih… (pelayanan primanya dimana?, moso nunggu sampe seminggu baru jadi transkripnya… tolong deh…) untung boleh telat ngumpul traskripnya.. tapi tolong sekali lagi birokrasi mbok jangan ditelat-telatin kalo sudah waktunya dikerjakan dong..

Daftar TM urutan ke 26 dan ternyata setelah itu bejibun wuakeh poull…. (mudah-mudah bisa diterima).. rencananyahabis itu… mo balikin buku ke perpus tapi gak ah aku masih malu coz buku yg aku bliang hilang ternyata ada (yah 4JJ1 ampunilah hambamu ini yg telah berbuat dosa).. eh mo ajuin proposal upgrading aduh TKK ma pak Kajur blum datang katanya sih masih capek dari refresing?? (masa sih dari refresing capek bukannya tambah segar kerja….??? sapa yg salah coba……)

Yah gak jadi dah…. Sutralah… besok kali… oh iya hampir lupa janjian jam 12 mo ikuti seminar launching buku "9 komentar tetang partai komunis china".. eh tapi gak ada yg bisa ikut kecuali rani sy aku ajak aja dennis. Tapi gitu deh datangnya telat ke seminar (mahasiswa ITS gitu loh.. .sukanya telat mulu.. hahahah saya sindir nih diri ku juga moga aku bisamerubah kelakuan buruk kita itu..)

Ternyata acaranya bagus gitu pembahsannya maslah komunis china dikaitkan dg PKI.. tetapi jangan slah hampir semua pembicaradan audience lebih memdukung untuk menghancurkan komunis.. lah memang sih yang dibhas menyongsong kenacuran komunisdi china .. jadi banyak tetang keburukan komunis…
Dari dialog interaktifnya ternyata sungguh meenarik………. ada dari pemuda dan aktivissuatu perkumpulan dengan idealismenya menyerang pembicara… tetapi dari penanya yg lain baik menyerang mereka2 yang menjatuhkan pembicara dan cenderung tidakkondusif… tapi suasa cukup alot dan enak.. hahahaha

Eh dikasih makan tapi sayang saya masih syaum (yah 4JJ1 makasih sudah menjaga saum sya tetap sampe azanmagrib). eh lupa teman2 mo datang nonton GIE di TO… tapi sayang aaranya selsai 1/2 5 mana blum shalat lagi. yah udah salat dulu dah. Sebelumnya smepat dapat bukunya *mau dikasih ke BEm sih*sama dapat kartu nama pembicaranya yg ternyata Profesor di UNESA… gpp cari-cari muka gitu…
Wah keinginan kuatku nonton ttp.gpp  saya masih tetap pengen nonton yg jam 6 aja nyatanya habis terjuall.. jadi jam 1/2 9, pulang ke kostnya kapan nih… yah gpp sih… sekali2 pulang malam itu gak masalah, sebagai pelajaran aja.
yah udah tak.. beli n shalat magrib sekalian buka pake aquadari acara launching tadi.alhamdullilah selsai sudah saumku hari ni moga bermanfaat buatku yg ternyata dari tadi pagi byk cobaan untuk batalin, subhannallah.
Eh ternyata ketemu sama teman2 wah gak sepi deh nunggu sampe 3 jam… yah mereka udahada yg mo nonton n sudah ada yg pulang. dan ternyata lagi di gedung sebelah yg katanya tempat wakil-wakil kita mo publik hearing maslah RTRW, tau ngak RTRW, rencana tata ruang wilayah. dikasih tau sama aktivisnya FSB. Mo ikut katanya jam 7 kan blum aen GIEnya , tapi gue tuh dari elektro mana ada yg nyambung dgn RTRW nanti takutnya diam melongo… yg tau sih org sipil PWK atau sejenisnyalah.

Yah sepi lagi… pengen ngambil duit di BCA… tapi yg paling dekat mana yah lewat kaki ? ke delta apa ke TP katanya sih ke TP jauh..  yah tapi mo ke delta mesti nyebrang, wah banyak kendaraan bisa mati gue di tengah2 jalan*pemerintah tolong deh kendaran pribadi dikurangi bikin macet bukan dengan solusi pake jalan tol atau jalan ring road atau jembatan layang solusinya malah bikin kendaraan pribadi makin mulusdan makin banyak org2 borjuisbeli2 kendaraan pribadisnediri buat masing2 anggota keluarganya * sudah pemerintah seakan-akan masih tutup mata.

Yah ku pilih pergi Ke TP walau jauh gak masalah kan malam gak apa2 jalan malam kalo siang
jadi masalah coz panas banget kayak di rumah kaca………… surabaya gak hijau sih….
Tapi berjalan2 di tengah malam kukiraasik tapi masih byk polusi2 udara yg menyengat dan bikin sakit sih.
Lanjut cerita gue ke TP lewat jembatan penyebrangan, byk gelandang dan kasihan banget yah tak kasih deh uang recehku yg ada. tapi bukannya anak2 geldangan itu dipeliharaq negara.. koq gak diurus…masih byk yg tergeletak di emperan2 jalan.. kasihan.. sy. tadi ada ide gimana di adain lomba menjadi anak gelandangan sehari atau beberapa hari.. siapa yg paling bertahan.. hehehehe. itung-itung kita ngerasain jadi anak tidakterurusseharilah.
yh ke TP ke ATM BCA, yah 4JJ1 atmku ternyata rusak, gpp 4JJ1 menunjukkan jalan yg lain kali.. tawakkal aj.
Yah kembali ke TO shalat, trus tunggu GIE..
- GIE ternyata tidakmengasikkan bagi orang yg tau plot/alur cerita coz yg ada antiklimaks mlulu gak adaklimaks dan penyelsaian yg jelas, mo bikin pensaran gak juga..
- GIE ternyata romantis ga sih?, gak tau kalo itu cool disebut romantis tapi sama aja gak natural kisah cintanya
- GIE mo dibilang filim germawa atau aktivis gak juga, masalahnya slaah bikin sih, kalo mo ditonjolin kisah cintanya gpp asik atau mo di tunjukkin segi2 akitivisnya gppp tapi itu benar-benar ngambang deh… campur baur gak ngena blas, mungkin karena hanya sbuah buku harian yg difilmkan..
- GIE bagus dari segi2 olah2 katanya yg membangkitkan semangat dan kata2 puitisnya
- GIE lebih ke arah puitisnya deh bukan aktivis tul gak???
- GIE apalagi cocok buat mapala.. hahahahaha…. bukan cuman kita butuh yg idealis ,yg katanya saya tidakingin jadi bambu yg tergoyangkan oleh angin tetapi saya mau jadi oak yg tegar" tapi solusi dek solusi , kata-kata pengader yg sering keluar di DIODA
- btw nonton GIE habis bahas masalah komunis asik juga coz nyambung ternyata… hehehe
- cerita GIE masih terlalu dipaksakan.
Tapi secara keseluruhan saya tidak nilai itu bagus atau tidak, tetapi sebagai hasil akhir yg membangkitkansemangat untuk tetap MENJAGA YG BENAR ITU BENAR, ada prinsipnya yg benar-benar sama prinsipku, walaupun saya orang ini tetapi dalam organisasi saya adalah saya  sebagai anggota tidak ada tendensi pihak lain dalam organisasi itu.. oK.
Pulang rencana mo jalan kaki sampe ITS kan malam jadi gak panas, yg kata sayadekat hahaha tapi gak jadi dech coz kakiku sudah lumayan sakit, habis jalan-jalan ke TP, lain kali pecahkan rekor huahahah dari balai pemuda sampai blok U 151 ITS… pulang pake taksi boo… sekali2 sudah lama gak naik taksi sih… biasanya dulu kalo bareng ana2 mks jalan2.
eh ke warnet lagi malas pulang ah nanti aja… liat isi dunia dulu..
Sudahlah udah malam .. besok,hari ini , masih byk amanah yg mesti diselesaikan.. moga 4JJ1 mengampuniku
semua yg benar datangnya dari 4JJ1 dan yg salah dari saya

Manusia di antara 2 tangisan

Detik waktu bersama kelahiran seorang bayi dihiasi tangisan .Nyaring berkumandang menghiasi telinga si IBU. Merakah tersenyum hatinya gembira penawar sakit dan lesu serta berjuang dengan Maut. Lalu mulailah sebuah kehidupan yang baru didunia dengan sebuat resiko pahit dan kejamnya kehidupan ini, bercucurkan darah dan tetes air mata.

Air mata adakalanya penyubur hati, penawar duka. Adakalanya buih Kekecewaan yang menhimpit perasaan dan kehidupan ini. Air mata seorang manusia hanyalah umpama air kotor diperlimpahan. Namun setetes air mata kerana takut kepada ALLAH persis permata indahnya gemerlapan terpancar dari segala arah dan penjuru. Penghuni Syurga ialah mereka yang banyak mencucurkan air mata Demi ALLAH dan Rasulnya bukan semata karena harta dan kedudukan.
Pencinta dunia menangis kerana dunia yang hilang. Perindu akhirat menangis kerana dunia yang datang. Alangkah sempitnya kuburku, keluh seorang batil, Alangkah sedikitnya hartaku, kesal si hartawan (pemuja dunia).

Dari mata yang mengitai setiap kemewahan yang mulus penuh rakus, mengalirlah air kecewa kegagalan. Dari mata yang redup merenung Hari Akhirat yang dirasakan dekat, mengalirkan air mata insaf mengharap kemenangan, serta rindu akan RasulNya.

"Penghuni Syurga itulah orang-orang yang menang." (al- Hasr: 20)

Tangis adalah basahan hidup,justeru:Hidup dimulakan dengan tangis, Dicela oleh tangis dan diakhiri dengan tangis.Manusia sentiasa dalam dua tangisan. Sabda Rasulullah s.a.w. "Ada dua titisan yang ALLAH cintai, pertama titisan darah para Syuhada dan titisan air mata yang jatuh kerana takutkan ALLAH."

Nabi Muhammad bersabda lagi :

"Tangisan seorang pendosa lebih ALLAH cintai daripada tasbih para wali."

Oleh karena itu berhati-hatilah dalam tangisan, kerana ada tangisan yang akan mengakibatkan diri menangis lebih lama dan ada tangisan yang membawa bahagia untuk selama-lamanya. Seorang pendosa yang menangis kerana dosa adalah lebih baik daripada Abid yang berangan-angan tentang Syurga mana kelak ia akan bertakhta.

Nabi bersabda :

"Kejahatan yang diiringi oleh rasa sedih, lebih ALLAH sukai dari satu kebaikan yang menimbulkan rasa takbur."

Ketawa yang berlebihan tanda lalai dan kejahilan. Ketawa seorang ulamak dunia hilang ilmu, hilang wibawanya. Ketawa seorang jahil, semakin keras hati dan perasaannya.

Nabi Muhammad bersabda :

"Jika kamu tahu apa yang aku tahu nescaya kamu banyak menangis dan sedikit ketawa."

Seorang Hukama pernah bersyair : "Aku heran dan terperanjat,melihat orang ketawa kerana perkara-perkara yang akan menyusahkan,lebih banyak daripada perkara yang menyenangkan."
Salafussoleh menangis walaupun banyak beramal,takut-takut tidak Diterima ibadatnya, kita ketawa walaupun sedar diri kosong daripada amalan.

Lupakah kita Nabi pernah bersabda :

"Siapa yang berbuat dosa dalam ketawa, akan dicampakkan ke neraka dalam keadaan menangis."

Kita gembira jika apa yang kita idamkan tercapai. Kita menangis kalau Yang kita cita-citakan terabai. Nikmat disambut ria, kedukaan menjemput duka.
Namun,Allah s.a.w. telah berfirman :

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagimu,dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu,pada hal ianya amat buruk bagimu. ALLAH mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui." (AL BAQARAH : 216)

Bukankah Nabi pernah bersabda: "Neraka dipagari nikmat, syurga dipagari bala."

Menangislah wahai diri, agar senyumanmu banyak di kemudian hari. Kerana engkau belum tahu, nasibmu dihizab kanan atau hizab kiri.Di sana, lembaran sejarahmu dibuka satu persatu, menyemarakkan rasa malu berabad-abad lamanya bergantung kepada syafaat Rasulullah yang dikasihi Tuhan. Kenangilah, sungai-sungai yang mengalir itu banjiran air mata Nabi Adam yang menangis bertaubat, maka suburlah dan sejahteralah bumi kerana terangkatnya taubat.

Menangislah seperti Saidina Umar yang selalu memukul dirinya dengan berkata:
"Kalau semua masuk ke dalam syurga kecuali seorang, aku takut akulah orangitu."
Menangislah sebagaimana Ummu Sulaim apabila ditanya : "Kenapa engkau menangis?" "Aku tidak mempunyai anak lagi untuk saya kirimkan ke medan Perang," jawabnya.

Menangislah sebagaimana Ghazwan yang tidak sengaja terpandang wanita rupawan. Diharamkan matanya dari memandang ke langit seumur hidup,lalu berkata : "Sesungguhnya engkau mencari kesusahan dengan pandangan itu."

Ibnu Masud r.a.berkata : "Seorang yang mengerti al Quran dikenali waktu malam ketika orang lain tidur,dan waktu siangnya ketika orang lain tidak berpuasa, sedihnya ketika orang lain sedang gembira dan tangisnya di waktu orang lain tertawa. Diamnya di waktu orang lain berbicara, khusuknya di waktu orang lain berbangga, seharusnya orang yang mengerti al Quran itu tenang,lunak dan tidak boleh menjadi seorang yang keras, kejam, lalai, bersuara keras dan marah.
Tanyailah orang-orang soleh mengapa dia tidak berhibur : "Bagaimana hendak bergembira sedangkan mati itu di belakang kami,kubur di hadapan kami,kiamat itu janjian kami, neraka itu memburu kami dan perhentian kami ialah ALLAH."

Menangislah di sini, sebelum menangis di sana!!!………….

Wallahu a’lam…
Posted by Dhanie
Note by Rizal Jalal
Diambil dari tawakkal.co.id

“Instructure Summit” Malapetaka lebih hebat dari Tsunami?

"Infrastructure Summit" udah basi yach… tapi menurut saya bukan basi tetapi sebagai makanan abadi pemeritah untuk memberi kebijakan yang tidak mengatas namakan rakyat tapi kepentingan pihak tertentu

Infrastructure summit apa sih………….
wekz… pertemuan untuk rencana pemerintah dalam pembangunan untuk melancarkan mega proyek dengan mendatangkan investor2 terutama asing untuk merekrut kekayaan Indonesia..

walau diadakan sudah jauh2 jauh hari sebelumnya… tapi dampaknya sampe sekarang dan akan berlanjut sampai batas waktu yang tidak diketahui…
- Munculnya kehendak privatisasi air…. dimana di suatu lokasi ada sumber airnya akan diswastanisasikan
- Munculnya Perpres No. 36 tahun 2005 tentang pengelolaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum. …..
- And Munculnya PP Ketenagalistrikan, yang mentang2 ditolak dengan judicial review MK, eh alih2 pemerintah dalam waktu beberapa hari kemudian muncul PP yg isinya menetapkan hal yang sama. Pemerintah memang belum benar2 memfungsikan DPR sebagai wakil rakyat…

Keterkaitan dengan UUD dasar kita yang mana segara isi bumi dimiliki oleh negara untuk dipergunakan sebesar2nya untuk kepentingan rakyat, sekarang?? privatisasi.. privatisasi lagi , mbok apa gak ada jalan lain tah buat nyelesaiin..

Memang sih wajar Pemerintah melakukan infrastructure summit dan mengeluarkan peraturan2 itu, karena pemeritah berfikir untuk meningkatkan standar… kehidupan dan ekonomi bangsa indonesia denga privatisasi atau mboh.. apa namanya dan juga untuk meningkatkan keteraturan dalam bernegara agar tidak terjadi penyimpangan ataupun adanya intervensi pihak lain di masyarakat, tapi mbok yah dipikir… akibatnya… dan didiskusikan dengan masyarakat..
Salutto buat pemerintah berusaha mencoba menciptakan kondisi tidak populis yang katanya untuk kepentingan masyarakat itu tonji… hikz

Sekarang solusinya apa…
Pemerintah benar2 memanfaatkan DPR sebagai perwakilan rakyat dan selalu menjaring aspirasi bukan sebagai jaring asmara, janji mesra ternyata ternyata gak ditepati..
Kalo misalnya masih bisa dislesaikan dengan pemberdayaan potensi dalam negeri why not gitu LOH… jangan selalunya minta duit sama investor asing gitu loh…. itukan ada duitnya soeharto yang di timbun selama 32 tahun atau koruptor2 indonesia… ambil aja menyelesaikan masalah negara (hehehe itu hanya bercanda, itu memang susah sih…:) , tapi banyak cara bagi pemerintah untuk menyelesaikannya koq kita percaya dibalik pemerintah ada tim ahli2 yang profesional bisa memikirkannya)

Metodenya diperbaharui aja….. kenapa Moammar Kadafi bisa sehebat gitu dalam mengurus negaranya tanpa orang asing? itu mungkin salah satu pertimbangan yang bgus..
N koq bisa MUhammad SAW bisa memimpin bangsa Arab, kenapa Khalifah2 islam bisa mengatur negara dalam kemakmurannya? Kita semua bisa memberikan tafsiran.. dan itulah salah satu solusi nya

Harapan kita kebijakan pemerintah itu jangan terlalu di intenvensi sama asing atau investor yang ujung2nya duit atau ingin kehendak2nya dipenuhi…… IMF gitu loh…

Curhatku masih dilanjutkan,udah malam sih… masih banyak uneg2 yang perlu dikeluarkan dan tulisan diatas masih banyak perlu dikoreksi seiring dengan jalannya waktu dan perkembangan ilmu pengtahuan hehehe….
nanti lain waktu pas lagi buka FS lagi.. hehehe…
Ok..
Semua yang benar datangnya dari 4JJ1 dan semua yang salah datangnya dari aRuL, hamba 4JJ1 mencari arti sebuah kebenaran hakiki….
Wassalam

Next Page »